Pantai Klayar

Melihat Cantiknya Gulungan Ombak di Pantai Klayar

  • April 9, 2020

Kabupaten Pacitan atau Kabupaten sebagai Gua 1001 memiliki banyak tujuan wisata gua dan pantai. Salah satunya adalah Pantai Klayar, pantai yang sering dijuluki Blue Lagoon, dari kembar ke seruling samudera. Hamparan pasir putih di Pantai Klayar dapat membuat pengunjung yang datang santai. Dari tempat parkir yang cukup jauh, kita bisa memilih menggunakan ojek atau berjalan kaki. Tarif taksi sekitar 5.000 rupee. Kemudian, jika Anda ingin menjelajah sambil bersantai, Anda bisa menyewa ATV atau kendaraan roda tiga. Sewa ATV 150 ribu per jam, bisa pakai 1-2 orang. ATV itu sendiri cukup banyak, bahkan petugas akan menawarkannya di banyak titik. Selain itu, biaya masuk untuk situs wisata adalah Rs 10.000 untuk orang dewasa dan Rs 5.000 untuk anak-anak. Sementara biaya parkir kendaraan roda 4 bernilai $ 5.000.
Salah satu pantai laut selatan jika sangat panas di siang hari. Saya hanya lupa tentang panasnya matahari karena banyak bintik-bintik foto yang instagrammable. Tebing dikatakan menyerupai sphinx di Mesir dan bentangan luas pantai dengan beberapa pohon kelapa yang tinggi. Hamparan pantai yang menghadap Samudera Hindia terlihat begitu luas sehingga cakrawala di sana. Dari kejauhan, ombak bergerak sangat lambat, tetapi begitu mereka mencapai pantai itu terlihat ganas, rasanya sangat santai.

Jumlah titik foto yang akan menambahkan feed Instagram tidak akan membuat saya bosan saat mengambil foto. Meski terlalu panas. Namun setelah merasa cantik, hanya gelandangan yang memperbaiki di toko yang ada. Panas terik matahari sangat kuat. Kemudian, fasilitas yang disediakan sangat lengkap, seperti kamar mandi, ruang sholat dan warung makan. Kamar mandi juga meluas di sepanjang tempat parkir ke pantai.

Pengunjung ke Pantai Klayar hanya dapat bermain air di garis pantai dan tidak diperbolehkan untuk berenang di pantai. Karena ombaknya yang dahsyat dan karang di dasar laut kuat. Di pantai ini ada tebing sekitar 15 meter. Jarak antara tebing dan pantai adalah 50 meter. Jaraknya terpisah seperti genangan air. Tapi 3-5 menit ada ombak kuat yang menghantam dasar tebing, kemudian mereka naik hingga 3 meter di atas tebing dan melemparkan air ke genangan air tanpa air pantai. Suaranya seperti deru. Ada karang di sekitar Watu Lumbung. Beberapa mengatakan itu terdengar seperti seruling, itulah sebabnya disebut seruling samudera. Di tempat ini, tempat itu merupakan langganan fotografis pengunjung.

Selain itu, Pantai Klayar telah menyediakan area parkir 1,2 hektar. Bus besar sekarang dapat memasuki lokasi wisata. Rute ke pantai Klayar mudah diakses. Dari kota Jogja kita bisa menggunakan jalur Pantai Pathuk-Wonosari-Pracimantoro-Giribelah-Punung-Klayar. Sementara rute dari Solo, rute melalui Pracimantoro – pertigaan Giri, belok kanan menuju persimpangan Kalak – dibutuhkan 1 jam ke Pantai Klayar. Jalan setapak menuju pantai Klayar bagus dan beraspal, tetapi cukup terjal dan berliku. Kemudian undang driver berpengalaman.

Untuk akomodasi ada banyak rumah keluarga di sekitar area parkir. Disarankan jika Anda bermalam, rombongan harus tinggal di kota dan menikmati suasana Kota Pacitan. Tetapi jika Anda ingin memiliki kamar, Anda dapat menyewa di sekitar pantai. Harga akomodasi dari 100.000 hingga 200 ribu permalam dengan kamar mandi dan kipas, tetapi selama liburan harga dapat meningkat dari 2 hingga 3 kali lipat. Jika anggaran Anda terbatas, Anda dapat mendirikan tenda atau membawa kantong tidur sendiri untuk bermalam di pantai.

Donni

E-mail : Donni@gmail.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*