Pengertian Akuntansi Beserta Objek dan Prosesnya

Pengertian Akuntansi Beserta Objek dan Prosesnya

  • April 14, 2020

Jika departemen Ilmu Pengetahuan Alam memiliki Fisika sebagai subjek untuk menerapkan matematika, maka departemen Ilmu Sosial memiliki Ekonomi yang menggunakan perhitungan untuk menyelesaikan masalah Akuntansi. Tapi apa itu akuntansi? Apa yang dipelajari dan bagaimana menggunakannya? Nah, artikel ini akan membahas pengertian cabang ekonomi ini beserta objek dan prosesnya.

Pemahaman akuntansi

Auguste Comte, seorang filsuf Perancis, mengatakan akuntansi adalah proses mengidentifikasi, mengukur, dan melaporkan informasi yang berkaitan dengan ekonomi. Informasi ini dapat memengaruhi pengambilan keputusan oleh manajer, investor, dan pihak berwenang terkait.

American Institute of Accountants menjelaskan bahwa Akuntansi adalah bagian, perkiraan, dan laporan data keuangan, yang memungkinkan pengguna individu dari data itu untuk membuat penilaian dan pilihan yang jelas dan tegas.

Friedrich D. S. Choi dan Gerhard G. Mueller dalam bukunya International Accounting menulis bahwa akuntansi adalah proses mengidentifikasi, mengukur, dan mengkomunikasikan informasi ekonomi untuk memungkinkan pihak tertentu membuat keputusan dan menilai.

Nah, di sini kita dapat menyimpulkan bahwa Akuntansi adalah proses yang memproses informasi ekonomi sehingga menjadi pertimbangan bagi pihak terkait sebelum mengambil keputusan.

Baca juga : Pengertian Devisa

Objek akuntansi

Tetapi, jenis informasi ekonomi apa yang dianalisis dalam bidang ini? Informasi yang disebut objek akuntansi meliputi transaksi ekonomi dan transaksi keuangan. Transaksi ekonomi adalah proses pertukaran yang melibatkan masalah uang atau nilai finansial. Sementara itu, transaksi keuangan adalah pertukaran yang digunakan dan dapat dihitung dalam uang.

Proses akuntansi

Setelah memahami objek, tentu saja, kita juga perlu tahu bagaimana penghitung memproses informasi. Langkah-langkah yang diambil oleh akuntan dalam memproses objek-objek ini disebut proses akuntansi.

Secara umum, akuntan melakukan tiga tahap, yaitu pencatatan, pelaporan, dan interpretasi.

  • Rekam transaksi

Tahap pertama yang dilakukan oleh akuntan adalah mencatat transaksi. Di sini, akuntan mencatat semua transaksi yang terjadi dan akan diklasifikasikan sebagai bukti otentik bahwa transaksi itu benar-benar dilakukan.

  • Pelaporan

Setelah mencatat transaksi, akuntan harus menyiapkan laporan keuangan. Laporan terdiri dari laporan neraca pengujian, entri penyesuaian (berdasarkan status saldo pada akhir periode sebelumnya), jurnal penutup (untuk kondisi keuangan terbaru), saldo pengujian pasca-penutupan, dan pembalikan.

  • Interpretasi dan laporan

Akhirnya, akuntan juga harus melakukan tahap interpretasi dan pelaporan. Di sini, akuntan harus menyusun laporan keuangan terkait dengan laporan laba rugi dan perubahan modal perusahaan. Yang paling penting, akuntan juga harus menyajikan analisis laporan keuangan yang kemudian akan digunakan dalam pengambilan keputusan ekonomi.

Sebagai informasi tambahan, dapatkan Software Akuntansi terbaik hanya di finata.id, silahkan cek disana untuk informasi lengkapnya.

Donni

E-mail : Donni@gmail.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*